LanGkAH-LAnGkAh mEmBUAt FTP

Langkah – langkah membuat FTP Server, DNS , dan WEB Server :

A. Mengaktifkan ISS (Internet Information Services)

  1. Aktifkan IIS (Internet Information Services) dengan cara mengeklik pada Start -Settings – Control Panel.

  1. Klik add/remove programs – add/remove windows component

  1. Maka akan tampil sebagai berikut :

  1. Setelah itu beri tanda cek pada lokasi ISS (Internet Information Services) tapi sebelumnya masukkan cd windows 2000 kedalam cdrom untuk menginstal .

  1. Setelah di beri tanda cek lalu klik Details maka akan tampil seperti gambar berikut :

Beri tanda cek pada File Transfer Protocol ( FTP) Service dan World Wide Web Service lalu klik ok.

  1. Lalu klik next maka akan proses seperti gambar dibawah ini :

  1. Ditengah – tengah proses akan membutuhkan file – file pendukung seperti gambar dibawah ini :

  1. setelah selesai maka akan muncul gambar dibawah ini lalu klik finish

B. Menyetting FTP Server:

  1. klik Strat – Settings – Control Panel – Administrative Tools – Internet Services Manager klik 2 kali. MK Kn Tmpil seperti dibawah ini :

  1. Pada Default FTP Site klik kanan pilih properties maka akan tampil seperti gambar dibawah ini :

  1. Pilih pada Security Accounts – pada Allow Anonymous Connections bila tanda ceknya dihilangkan maka user lain masuk akan mengguanakan password.

  1. Di Home Directory pada local part adalah lokasi directori yang akan keluar setelah dijalankan dan directory listing style adalah bentuk derectori yang berupa UNIX atau MS-DOS yang akan tedapat di komputer Server.

  1. klik OK
  2. Setelah itu dijalankan pada program Internet Explorer dengan mengetikkan sebagai berikut : ftp://127.0.0.1 (IP Address Komputer )

C. DNS ( Domain Name System ) Server

a Sejarah DNS

Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap lokasi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 202.68.0.134. Jadi DNS dapat di analogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host computer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan ke IP address

b Domain Name System (DNS)

Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:

1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).

2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.

3. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.

c Struktur DNS

Domain Name Space merupakan sebuah hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama, yang terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya:

[ Root-Level Domains

Domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut dengan level. Level paling atas di hirarki disebut dengan root domain. Root domain di ekspresikan berdasarkan periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.”).

[ Top-Level Domains

Pada bagian dibawah ini adalah contoh dari top-level domains:

A. com Organisasi Komersial

B. edu Institusi pendidikan atau universitas

C. org Organisasi non-profit

D. net Networks (backbone Internet)

E. gov Organisasi pemerintah non militer

F. mil Organisasi pemerintah militer

G. num No telpon

H. arpa Reverse DNS

I. xx dua-huruf untuk kode Negara (id:indonesia.my:malaysia,au:australia)

Top-level domains dapat berisi second-level domains dan hosts.

Gambar 3.1. Top-level domains

[ Second-Level Domains

Second-level domains dapat berisi host dan domain lain, yang disebut dengan subdomain. Untuk contoh: Domain Bujangan, bujangan.com terdapat komputer (host) seperti server1.bujangan.com dan subdomain training bujangan.com. Subdomain training.bujangan.com juga terdapat komputer (host) seperti client1.training.bujangan.com

[ Host Names

Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap komputer. Sebagai contoh, jika terdapat fileserver1.detik.com, dimana fileserver1 adalah host name dan detik.com adalah domain name.

d Setting DNS pada FTP.

1. buka file host yang ada C:\WINDOWS\system32\drivers\etc yang seperti gambar berikut.

2. ganti ip address dengan nama sesuai keinginan seperti gambar di bawah ini :

Lingkaran yang berwarna merah yaitu nama domain pengganti ip address

3. setelah itu simpan kembali, lalu buka dengan nama ftp://www/rhozapermana.co.id maka akan tampil seperti gambar berikut ini :

D. Menyetting WEB Server

  1. klik Strat – Settings – Control Panel – Administrative Tools – Internet Services Manager klik 2 kali. Maka akan tampil seperti dibawah ini :

  1. Pada Default WEB Site klik kanan pilih properties maka akan tampil sebagai berikut :

  1. Di Home Directory pada local part adalah lokasi directori yang akan keluar setelah dijalankan. Seperti gambar dibawah ini :

  1. Pada Documents yaitu dimana yang pertama kali file yang akan keluar bila dijalankan oleh user dengan cara mengisikan nama file beserta extensinya di lokasi enable default document.

  1. klik OK
  2. Setelah itu dijalankan pada program Internet Explorer dengan mengetikkan sebagai berikut : http://127.0.0.1 (IP Address Komputer )

download file

ftpdnsweb

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: